Minggu, 23 Februari 2014

Akhir Cerita Doraemon

Karena tak pernah ada akhir yang pasti dari serial Doraemon oleh pembuat aslinya –dan mungkin memang lebih baik tidak pernah ada, beberapa spekulasi bagaimana ceritanya berakhir jadi bermunculan. Yang paling bagus adalah akhir cerita Doraemon yang dibuat oleh Nobuo Satu. Kisah yang dibuat olehnya ini secara tidak langsung ditasbihkan menjadi akhir cerita Doraemon oleh banyak orang. Berikut ini adalah kisah yang dituliskan olehnya:

Diceritakan suatu hari, Nobita pulang ke rumah dan merengek-rengek mengadu ke Doraemon. Tapi tak lama, ia menyadari ada sesuatu yang salah dengan Doraemon; robot kesayangannya itu hanya diam dan tak menjawab keluhannya. Ia pun segera menelepon Dorami, adik Doraemon, dan meminta petunjuk darinya. Dorami kemudian memberi tahu bahwa baterai milik Doraemon habis. Lebih jauh lagi, Dorami menjelaskan bahwa robot kucing versi lama seperti Doraemon seharusnya memiliki cadangan baterai pendukung memori di bagian telinga, tetapi karena Doraemon telah kehilangan telinganya, ia tidak memiliki tenaga cadangan untuk menyimpan memori dan ingatannya. Satu-satunya cara untuk menghidupkan kembali Doraemon adalah dengan mengganti baterainya, namun itu berarti Doraemon akan kehilangan seluruh ingatan tentang diri dan kawan-kawannya; termasuk tentang Nobita.

Di saat bersamaan, polisi-waktu membuat peraturan baru dan melarang adanya “perjalanan waktu” dan menghalangi Nobita yang berusaha membawa Doraemon untuk diperbaiki pada masa depan. Dorami kemudian memberikan pilihan: nekat menerobos polisi-waktu, memperbaiki Doraemon pada masa depan dan menghapus ingatannya atau menunggu seseorang dari masa depan datang dan memperbaiki Doraemon; Nobita memilih cara kedua. Nobita —yang sangat kehilangan Doraemon— kemudian berjanji untuk belajar keras demi Doraemon. Usaha Nobita berhasil, tiga tahun kemudian Nobita lulus SMA dengan nilai terbaik dan menjadi seseorang yang sangat populer di sekolahnya. Meskipun demikian, sifat Nobita yang ceria dan optimistik hilang, ia menjadi seorang kutubuku yang selalu menyendiri. Dua puluh sembilan tahun kemudian, diceritakan Dekisugi yang telah menjadi presiden Jepang, mengadakan reuni dengan Suneo dan Giant. Ketiganya membahas mengenai masalah tentang “hilangnya” Doraemon dan tentang Time Paradox; sebuah teori yang menjelaskan bahwa sejarah dunia dapat berubah dengan diciptakannya mesin waktu. dan dari percakapan itulah terpapar alasan kenapa patroli waktu tak memberikan izin nobita untuk memperbaiki Doraemon pada masa depan, karena Nobita itu sendiri yang menciptakan Doraemon. Setelah diperbaiki, doraemon menjadi mempunyai telinga dan berwarna kuning, dipeluknya erat-erat Doraemon. Dan mereka hidup bahagia selamanya. –Source: Wikipedia
Kisah yang dituliskan Nobuo Satu ini memang bagus sekali. Memperlihatkan bahwa tujuan Doraemon untuk mengatrol Nobita menjadi manusia yang berguna akhirnya terwujud. Kuatnya ikatan persahabatan mereka berdua menggugah nurani Nobita yang selama ini bergantung sangat pada Doraemon, akhirnya merubah dirinya secara drastis karena tahu saat ini Doraemon membutuhkan dirinya agar dapat hidup kembali.
Persahabatan itu memang indah. Dan, terkadang kekuatan persahabatan itu lebih kuat daripada cinta kepada kekasih.
Akhir cerita Doraemon_1
Akhir cerita Doraemon_2
Akhir cerita Doraemon_3
Akhir cerita Doraemon_4
Akhir cerita Doraemon_5
Akhir cerita Doraemon_6
Akhir cerita Doraemon_7
Akhir cerita Doraemon_8
Akhir cerita Doraemon_9
Akhir cerita Doraemon_10
Akhir cerita Doraemon_11
Akhir cerita Doraemon_12
Akhir cerita Doraemon_13
Akhir cerita Doraemon_14
Akhir cerita Doraemon_15
Akhir cerita Doraemon_16

Tidak ada komentar:

Posting Komentar